Suasana Majelis Lailatul Qadr di Kazimain Irak

10 Mei 2021 - 19:52

Menurut Kantor Berita ABNA, bagi masyarakat muslim, malam Lailatul Qadr adalah malam yang dinanti untuk memperbanyak ibadah di dalamnya. Ini karena Allah swt menjanjikan bahwa ibadah pada malam al-Qadr akan diganjar pahala seperti beribadah sebanyak seribu bulan. Karena itu aktivitas berburu pahala di di malam-malam Qadr memiliki keistimewaan dan kesemarakan sendiri di sepuluh malam terakhir di bulan Ramadan.

Berikut ini suasana sejumlah warga muslim Irak di Haram Kazhimain  yang menggelar majelis berburu keutamaan malam Lailatul Qadr. Tampak sejumlah warga muslim setempat melakukan berbagai aktivitas ibadah pada malam itu diantaranya menggelar zikir dan doa berjamaah. Doa Jausyan Kabir adalah diantara yang ditradisikan dibaca umat Islam Syiah pada malam-malam ganjil di 10 malam terakhir Ramadan. Jausyan Kabir adalah doa yang memuat 1001 asmaul husna Allah swt. 

Kazhimain adalah salah satu kota ziarah terpenting Irak, dimana di situ terletak dua pusara suci keturunan Rasulullah saw dari Imam Husain as yaitu haram dua Imam maksum, makam Imam Musa al-Kazim as dan makam Imam Muhammad al-Jawad as yang lebih dikenal dengan nama Haram Kazhimain. Kota ini setelah kota ziarah Najaf dan Karbala memiliki kedudukan yang penting dari segi religi mazhab di sisi para pengikut Syiah.

Kazhimain terletak di arah barat sungai Dajlah dan barat laut Baghdad. Sebagian ulama besar Syiah seperti Syaikh Mufid dan Khajah Nashiruddin al-Thusi dipusarakan di kota ini.